Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Perkara Payung
Aku bukan rumah yang selalu menanti kepulanganmu. Aku bukan pelukan yang kamu cari di setiap gelisahmu. Aku hanya ada di genggaman saat kamu kehujanan, lalu dibiarkan saat langit kembali cerah. Kamu mungkin berpikir aku akan selalu ada, selalu siap ketika badai datang. Tapi kamu lupa, bahkan payung pun bisa rusak, bisa terbang ditiup angin, bisa hilang di suatu tempat yang bahkan tak sempat kamu ingat.
Dan jika suatu saat kamu mencari, tetapi aku tak lagi ada, mungkin saat itu kamu akan sadar. Sadar bahwa aku pernah melindungimu tanpa meminta apa pun. Bahwa aku pernah ada, meskipun hanya sejenak. Bahwa aku bukan sekadar benda yang bisa kamu buka dan tutup sesuka hati. Tapi saat itu, mungkin sudah terlambat. Karena aku bukan payung yang bisa selamanya menunggu hujanmu datang.
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar